Panduan Hosting Aplikasi Vite + Nitro di Shared Hosting Murah Rp20 Ribuan
Bismillahirrohmaanirrohiim. Alhamdulillahi Robbil 'Alamiin. Allahumma Sholli 'Alaa Sayyidinaa Muhammad.
Kita akan praktik men-deploy/meng-hosting aplikasi berbasis Nitro ke shared hosting dua puluh ribuan.
Nitro di sini adalah plugin untuk Vite. Plugin ini digunakan untuk membuat aplikasi Vite kita menjadi fullstack dan dengan mudah bisa men-deploy-nya di berbagai macam platform, termasuk ke shared hosting murah.
Shared hosting yang kita gunakan adalah Hostdata.id dengan paket Developer (Rp20.000/bulan) dengan Direct Admin panel. Seharusnya menggunakan paket yang Starter (Rp10.000/bulan) atau Profesional (Rp30.000/bulan) juga sama saja.
Persiapan
Untuk itu, kita pastikan sudah melakukan beberapa hal berikut.
- Build aplikasi berbasis Nitro di lokal. Pada contoh kali ini, kita tidak menggunakan database apa pun.
- Memiliki akun Hostdata.id dan memiliki paket aktif, setidaknya paket Starter.
- Sudah membuat subdomain dengan SSL aktif serta men-Setup Node.js App di domain tersebut. Pada contoh kali ini, kita menggunakan subdomain hellonitro.muslimaswaja.my.id dan menempatkannya di direktori app/hellonitro. Startup file yang kita gunakan di sini adalah server.js.
Untuk contoh konfigurasi di Setup Node.js App-nya, kita bisa menggunakan contoh seperti berikut.
Langkah-langkah
Jika sudah, silakan ikuti langkah-langkah berikut ini.
Pertama, kompres isi dari direktori .output dalam proyek Nitro Anda ke dalam format *.zip.
Jika menggunakan Windows 11, Anda bisa langsung memilih semua file (misal menekan kombinasi Ctrl + A), klik kanan pada salah satu file, kemudian klik Compress to..., kemudian pilih ZIP File untuk melakukan ini.
Berikut adalah hasil contoh hasil kompresannya.
Kedua, upload file *.zip tersebut ke direktori app/hellonitro menggunakan File Manager di Direct Admin.
Anda bisa melakukan ini dengan pertama-tama membuka File Manager di Direct Admin, kemudian masuk ke direktori tempat aplikasi Node.js kita disimpan. Pada contoh kali ini (seperti yang sudah saya beri tahu di awal) adalah di app/hellonitro. Nah, di sini, kita bisa langsung drag-and-drop file *.zip yang telah kita buat pada langkah pertama tadi. Berikut adalah contoh prosesnya.
Kemudian, tekan tombol START UPLOAD ketika muncul tampilan seperti berikut.
Jika upload berhasil, Anda akan bisa melihat hasil upload-nya di direktori tersebut.
Ketiga, ekstrak file *.zip tersebut di dalam direktori yang sama.
Kita bisa melakukannya dengan mengklik kanan file *.zip yang baru kita upload, kemudian kita pilih Extract.
Ketika muncul dialog seperti ini, klik EXTRACT.
Keempat, ubah isi dari file server.js menjadi seperti berikut.
Ini dia snippet yang bisa kita copy-paste.
process.env.TEST = 'true';
import('./server/index.mjs').catch(err => {
console.error('Failed to load Nitro:', err);
});
Kita bisa melakukannya dengan mengklik dua kali pada file server.js, kemudian menempelkan kode di atas. Omong-omong, dalam proses saya mencari tahu saya cara men-deploy ini, bagian process.env.TEST = 'true'; ini penting agar tidak error.
Ujicoba
Mari kita coba akses di browser.
Kita bisa juga mengklik tombol Click me to call /api/hello untuk mencoba apakah pemanggilan API berhasil. Jangan kaget jika mungkin tulisan yang muncul berbeda dengan milik Anda karena memang saya sudah melakukan sedikit modifikasi.
Selamat! Aplikasi berbasis Nitro Anda berhasil di-deploy.
Penutup
Jika Anda merasa ada bagian yang kurang jelas atau ada yang perlu ditanyakan, silakan tinggalkan pertanyaan di kolom komentar.
Semoga bermanfaat.
Wallahul muwaafiq ilaa aqwaamith thooriq.











Komentar
Posting Komentar